Senin, 23 Juli 2012

Maafkan Aku ya Ukhty..

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir.

Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar pipi temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : " HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU"
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, di mana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: " HARI INI,SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU ".

Inilah Aku!

Tulisan ini saya dapat dari dunia maya, untuk penulisnya, LUAR BIASA!!

bila yg disebut TERORIS adalah,,
mereka yg membela Mujahidin dan kaum Muslimin,,
mereka yg membela Kesucian Agama dan Kehormatan Negara,,
maka, YA SAYA ADALAH SEORANG TERORIS!!

mengapa harus menjadi banci bila dicap sebagai TERORIS,, bila pasukan kuffar dgn biadab melakukan tindak keperibinatangan kpd saudara-saudara kita tanpa belas kasihan secara terang-terangan di berbagai belahan dunia,,??!!!

untuk siapapun yang sedang ataupun pernah menyimpan dendam..

untuk riwayatnya belum saya temukan secara pasti,, tapi kisah ini penuh hikmah, khususnya bagi aku, kita atau mereka yang pernah atau sedang mengalami penyakit hati terutama dendam..

suatu saat datanglah seorang sahabat kepada rasulullah,
rasulullah berkata padanya (sahabat) :
"apakah engkau ingin melihat salah seorang penghuni surga?"
dia belum meninggal, tapi namanya sudah tercantum di pintu surga (kata rasulullah).
"siapakah dia?"(kata sahabat).
kemudian rasulullah menunjukkan seseorang, seorang yang cuma kuli panggul saja.

Bacalah, Jika anda merasa perjuangan dakwah ini penuh penderitaan :)

Bagaimanakah perasaan anda dalam perjuangan dakwah ini? senantiasa bahagia? besemangat? pentang menyerah dan penuh inovasi?jika iya maka syukur alhamdulillah ^^akan tetapi jika sebagian dari anda merasa mulai lelah, pesimis dan terbebani dg "penjara" ini, maka rehatkan diri dan jawablah pertanyaan Rasulullah SAW dalam kutipan berikut :

Anas bin Malik berkata, “Saya masuk menemui Rasulullah dan ia sedang berbaring miring di atas tikar pandan kecil yang bersulam, dan di bawah kepalanya bantal dari kulit berisikan rumput kering. Lalu beberapa orang dari sahabatnya datang diantaranya adalah Umar bin Khathtab, Rasulullah pun bangkit menggeser tubuhnya yang sedang terbuka bajunya. Umar bin Khaththab tak sanggup menahan tangisnya ketika melihat bentuk sulaman tikar yang membekas di tubuh bagian samping Rasulullah saw.

Memori Kaca

Sebuah momen yang cukup mengguncang jiwa, membuatku ingin menuangkannya dalam deretan kata bebas tak terikat, melepas segala pahit, hingga kelak yang tersisa hanyalah rasa manis..
Ku beri judul "Memori Kaca", kenapa?? hmm.. ku harap, tanpa penjelasan, judul ini akan lebih bermakna tanpa batas bagi tiap pembaca :)