Sebuah momen yang cukup mengguncang jiwa, membuatku ingin menuangkannya dalam deretan kata bebas tak terikat, melepas segala pahit, hingga kelak yang tersisa hanyalah rasa manis..
Ku beri judul "Memori Kaca", kenapa?? hmm.. ku harap, tanpa penjelasan, judul ini akan lebih bermakna tanpa batas bagi tiap pembaca :)
MEMORI KACA
senyum, sapa dan tawa
salam serta peluk hangat
bukan mereka tapi kita
hanya mabda pengikat ukhuwah
hanya tulus perkuat rasa
bukan lembaga apalagi paksa
dulu.. tetaplah menjadi masa lalu
kini.. semua telah berbeda
kita mulai melangkah menjauh
karna suatu, hanya karna sesuatu!
kasih dianggap dusta
sayang dianggap ancam
luka teriris penuh sayat
retak senantiasa berbekas
sakit berusaha dilupa
bukan lagi kita tapi aku
bukan rapuh
bukan lemah
bukan putus asa
hanya pertahanan telah runtuh
karna sudah tidak ada lagi kita,
tinggallah aku dan diriku
semua berubah,
memori kaca itu masih ada
meski telah berupa pecahan tak utuh
tak sempurna lagi
takkan pernah kembali
walau rindu terus menari
imania asoka
22 Juli 2012
01.03 am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jazakumullahu khairan katsir..
komentar anda, sarana perbaikan diri saya.. :)